5 Tips Mengelola Bisnis Fashion Saat Pandemi

Mengelola bisnis fashion saat pandemi – Pandemi telah lama melanda dan seluruh negara yang ada di dunia. Hal tersebut membuat ekonomi di Indonesia ini memburuk, negara lainnya pun merasakan hal yang sama. Tidak hanya di sektor ekonomi saja namun kasus yang semakin bertambah membuat kondisi semakin memburuk. Resiko penularan virus semakin tinggi mempengaruhi kebijakan yang dibuat pemerintah dalam mengatasi virus ini.

Kebijakan yang dibuat berpengaruh ke operasional dan performa bisnis seperti pemberlakukan PSBB sampai dengan PPKM. Tentu Anda sebagai pebisnis harus memutar strategi supaya bisnis yang digeluti bisa bertahan dan berkembang dengan baik. Terutama saat pembatasan pergerakan yang dilakukan saat ini.

Bisnis Fashion di Kala Pandemi

Hampir semua bisnis terdampak, namun ada beberapa bisnis yang tidak terdampak, walaupun mengalami penurunan tidak drastis seperti bisnis lainnya contohnya adalah bisnis agrobisnis. Salah satu bisnis yang terdampak Covid adalah fashion. Hal itu dikarenakan fashion bukan kebutuhan pokok atau primer sehingga pembelian menjadi menurun.

Beberapa masyarakat tidak berniat untuk melakukan pembelian karena dana terbatas. Mereka mengalokasikan dana tersebut untuk yang lebih penting seperti belanja kebutuhan sehari-hari, keperluan anak dan sebagainya.

Jika Anda merasa bisnis fashion yang dijalankan di saat pandemi ini tidak sesuai harapan dan mengalami penurunan, simak beberapa tips mengelola bisnis fashion saat pandemi paling efektif yang bisa Anda lakukan di bawah ini:

  1. Manajemen yang lebih baik

Di kala pandemi seperti saat ini aktivitas dan mobilitas terbatas. Anda bisa memanajemen atau mengatur bisnis bisa Anda jalankan dari rumah. Anda bisa memulainya dengan mendesain, produksi, melakukan packing, melayani pemesanan dan sebagainya dari dalam rumah. Anda bisa melakukan manajemen dari dalam rumah. Aktivitas Anda tidak akan tergantung pada ruko maupun rumah produksi yang lain.

  1. Lakukan kolaborasi

Tips mengelola bisnis fashion di saat masa pandemi selanjutnya adalah Anda bisa melakukan kolaborasi. Kolaborasi ini bisa dilakukan dengan berbagai macam pihak. Saat ini kolaborasi ni menjadi trik dalam memajukan bisnis di masa depan.

Untuk bisa menciptakan inovasi baru, pelaku usaha harus perlu belajar dari desainer yang lain, Anda juga bisa kolaborasi dengan penjahit yang mana memiliki keterampilan berbeda sehingga produk-produk baru yang Anda buat nantinya selalu dinantikan oleh masyarakat.

Kolaborasi bisa menciptakan semangat untuk berjuang dan melangkah bersama dalam menghadapi pandemi ini. Dengan kolaborasi Anda juga bisa sharing, saling memotivasi dan sebagainya. Untuk mengatasi pandemi ini memang diperlukan circle dan lingkup yang sama untuk bisa terus bertahan dan berbagi ilmu.

  1. Manfaatkan media sosial

Tips mengelola bisnis fashion saat pandemi selanjutnya adalah memanfaatkan media sosial.   Kekuatan media sosial saat ini banyak dilirik oleh pebisnis. Tidak hanya Instagram dan Facebook yang bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan bisnis Anda namun saat ini ada media sosial lainnya seperti TikTok.

TikTok saat ini sedang hype dan banyak digandrungi. Tidak hanya anak muda saja namun juga anak kecil maupun orang dewasa. Masyarakat berbagai macam usia sangat menyukai aplikasi satu ini, tidak mengherankan sampai saat ini ada 100 juta lebih download. Hal ini bisa Anda manfaatkan untuk memasarkan bisnis Anda.

Cara untuk bisa membuat ledakan penjualan di TikTok adalah Anda bisa membuat konten video yang Anda buat tersebut fyp sehingga bisa dilihat oleh semua pengguna TikTok. Semakin banyak yang melihat konten video Anda peluang mendapatkan penjualan yang lebih besar meningkat drastis.  Buat konten video yang menarik dan positif, jangan hanya karena demi konten masuk fyp TikTok Anda membuat konten yang kontroversial dan juga tipuan karena hal ini akan merugikan citra bisnis Anda.

  1. Sistem pre order

Agar tidak merugi saat berbisnis fashion di masa pandemi ini, Anda bisa menggunakan sistem pre order.  Anda tidak akan dirugikan karena jika ada pesanan masuk baru akan Anda buatkan. Setelah diproduksi pakaian yang akan Anda buat ini sudah jelas ada pembelinya. Tidak hanya itu saja, untuk menghindari penipuan bisa membebankan DP sehingga jika mereka membatalkan pesanan DP tidak akan dikembalikan.

  1. Unik

Tips mengelola bisnis fashion saat pandemi yang tidak boleh dilewatkan adalah unik. Untuk bisa bersaing dengan brand lain pakaian yang Anda produksi ini memiliki keunikan yang mana tidak dimiliki oleh brand lain. Keunikan ini bisa dilihat dari desainnya, packingnya, sampai dengan filosofi produk yang diciptakan.

Baca juga : 6 Tips Mempertahankan Bisnis di Masa Pandemi Covid-19

Sebagai contoh adalah bisnis apparel dengan brand Bornndeer yang mana dibangun pada awal tahun 2020 ini didedikasikan kepada mereka yang menyukai maupun memelihara peliharaan. Karena dedikasinya untuk hal tersebut maka tidak mengherankan jika produk yang dibuat mempresentasikan binatang maupun peliharaan.

Keunikan selanjutnya yang bisa didapatkan dari produk ini adalah hasil penjualan untuk donasi dan juga perhatian kepada hewan. Saat membeli produk, mereka secara tidak langsung sudah menyayangi hewan liar yang tidak memiliki majikan. Hal itu karena sebesar 10% dari hasil penjualan akan didonasikan ke penampungan hewan liar.

Demikianlah tips mengelola bisnis fashion saat pandemi yang bisa dilakukan, semoga informasi ini bermanfaat.

Tags: Mengelola bisnis fashion saat pandemi tips Mengelola bisnis fashion saat pandemi

author
Penulis: 
    Senang menulis dan sangat tertarik dengan isu-isu seputar dunia investasi, dunia bisnis, dan dunia asuransi.

    Berikan komentar