Penting! Ini Dia 7 Tips Investasi Saham Bagi Pemula Agar Tidak Merugi

Saat ini investasi saham merupakan salah satu hal yang cukup banyak dilakukan oleh generasi milenial. Selain karena semakin terbuka arus informasi mengenai investasi saham, proses transaksi yang seluruhnya bisa dilakukan secara online juga menjadi faktor pendukung lain. Mulai dari pembukaan Rekening Dana Nasabah, hingga proses jual beli saham bisa dilakukan dengan mudah secara online.

Harga saham

Harga saham

Jika Anda juga tertarik untuk melakukan investasi saham, maka ada beberapa tips investasi saham bagi pemula yang perlu Anda perhatikan. Ini penting agar Anda tidak rugi besar dan bisa meraih profit yang maksimal.

Memilih Saham-Saham Bluechip

Tips investasi saham bagi pemula yang pertama yaitu usahakan untuk selalu membeli saham bluechip dari perusahaan yang sistem keuangannya sudah mature dan memiliki umur serta rekam jejak operasional yang panjang. Perusahaan yang memiliki saham bluechip biasanya merupakan perusahaan besar yang produknya sudah sangat umum digunakan di masyarakat.

Saham bluechip juga dimiliki oleh perusahaan yang nilai kapitalisasinya sangat tinggi. Perusahaan ini umumnya masuk dalam daftar 3 perusahaan market leader dalam bidang industrinya. Sebagai contohnya, dalam bidang telekomunikasi maka Telkom merupakan salah satu saham bluechip yang bisa dijadikan incaran.

Lakukan Diversifikasi Aset

Tips investasi saham bagi pemula yang selanjutnya adalah dengan cara melakukan pembagian atau diversifikasi aset. Diversifikasi aset maksudnya adalah membagi modal Anda dalam beberapa aset, bukan hanya dalam satu aset saham saja. Hal ini guna menghindari adanya kerugian ketika nilai saham yang Anda beli turun.

Contoh mudahnya adalah jika Anda memiliki modal 50 juta rupiah untuk membeli saham, maka Anda bisa membeli saham dari tiga industri yang berbeda. Misalnya consumer good, perbankan, atau telekomunikasi. Hal ini dapat menghindari besarnya kerugian ketika salah satu saham di industri tertentu nilainya turun.

Gunakan “Uang Dingin”, Selalu Siapkan Dana Darurat

Yang dimaksud uang dingin adalah uang yang tidak akan Anda gunakan dalam waktu dekat, yang artinya jika Anda menerima kerugian di saham maka Anda tak akan stress berlebih dengan uang tersebut. Pastikan juga bahwa Anda selalu menyediakan dana darurat terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk melakukan investasi saham.

Dana darurat ini besarnya minimal 6 x jumlah kebutuhan bulanan Anda. Misalnya dalam satu bulan Anda butuh dana sekitar 5 juta, maka besar dana darurat minimal yang harus Anda miliki adalah 30 juta rupiah.

Lakukan Analisis Fundamental Perusahaan

Tips investasi saham bagi pemula yang tak kalah penting adalah dengan melakukan analisis fundamental terlebih dahulu pada perusahaan yang Anda beli sahamnya. Analisis fundamental ini terkait dengan nilai keuntungan perusahaan, kepemilikan aset, hutang perusahaan, dan sebagainya. Anda bisa mempelajari ini semua dari laporan keuangan perusahaan tersebut, yang umumnya akan dipublikasikan setahun sekali.

Jika Anda membeli saham pada perusahaan yang memiliki fundamental yang baik, maka sekalipun nilai sahamnya fluktuatif setiap harinya namun untuk jangka panjang nilai sahamnya akan cenderung terus naik.

Lakukan Investasi untuk Jangka Panjang

Untuk Anda yang masih pemula di bidang investasi saham, alangkah baiknya untuk melakukan investasi saham dalam jangka panjang, bukan trading. Trading ini merupakan jual beli saham dalam waktu yang singkat, dimana keuntungan didapatkan dari selisih harga ketika membeli dan menjual kembali.

Sebagai pemula Anda tentu harus banyak belajar terlebih dahulu untuk bisa menganalisis pasar bursa. Jika Anda memutuskan untuk langsung terjun menjadi trader, maka kemungkinan besar Anda hanya akan merugi. Investasi jangka panjang lebih disarankan, sembari Anda bisa membekali diri dengan lebih banyak ilmu terlebih dahulu.

Jalani Konsep Nabung Saham

Tips investasi saham bagi pemula selanjutnya yaitu mulai menerapkan konsep nabung saham. Maksudnya yaitu Anda membeli suatu saham tertentu yang sudah Anda targetkan dalam jangka waktu tertentu. Misalnya saja membeli saham A sebulan sekali dalam jangka waktu setahun. Setelah itu simpan aset saham tersebut hingga jangka waktu yang Anda targetkan, misalnya saja 10 tahun.

Prinsip lain yang harus Anda pahami saat menabung saham yaitu, saat harga saham turun segera lakukan pembelian. Hal ini bisa membuat nilai rata-rata saham Anda turun, sehingga keuntungan yang Anda dapatkan juga akan semakin besar.

Baca juga : Investasi di Masa Pandemi, Mungkinkah? dan Bagaimana Caranya

Konsisten dan Teguh Pendirian

Jika Anda sudah menentukan target investasi Anda, maka konsistenlah pada target tersebut. Menjaga diri agar tetap fokus pada tujuan awal investasi juga penting. Jangan sampai Anda tergoda untuk menjual aset saham Anda ketika ada kenaikan harga sedikit saja, padahal sejak awal tujuan Anda melakukan investasi saham adalah untuk jangka panjang.

Inilah yang sering dialami investor pemula, mudah tergoda oleh keuntungan yang belum seberapa lalu cepat-cepat menjual saham mereka.

Itulah beberapa tips investasi saham bagi pemula yang wajib Anda pahami, selalu berhati-hati sebelum membeli dan selalu lakukan analisis sebelum bertransaksi.

Tags: cara investasi saham bagi pemula Tips investasi saham bagi pemula

author
Penulis: 
    Senang menulis dan sangat tertarik dengan isu-isu seputar dunia investasi, dunia bisnis, dan dunia asuransi.

    Berikan komentar