Pengertian Cacat Tetap Total dalam Asuransi Kecelakaan

Pengertian cacat tetap total dalam asuransi kecelakaan –  Memiliki asuransi bisa jadi salah satu proteksi jika sewaktu-waktu terjadi risiko dalam hidup Anda. Dengan adanya asuransi, Anda tidak perlu menanggung beban finansial yang terlalu besar saat ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dalam kehidupan. Dari berbagai produk asuransi yang ada, salah satu yang paling populer adalah asuransi kecelakaan. Hampir semua perusahaan asuransi menawarkan produk yang satu ini.

Di dalam asuransi kecelakaan, salah satu proteksi yang diberikan adalah saat tertanggung mengalami kecelakaan yang mengakibatkan cacat tetap total. Asuransi akan meringankan beban finansial saat seseorang mengalami kondisi cacat tetap total tersebut. Lalu, apa yang dimaksud dengan cacat tetap total? Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya berikut ini!

Apa yang Dimaksud Cacat Tetap Total dalam Asuransi Kecelakaan?

Di dalam asuransi kecelakaan diri atau personal accident insurance terdapat santunan cacat tetap yang diakibatkan oleh kecelakaan maupun suatu penyakit. Masing-masing perusahaan asuransi mungkin saja punya definisi spesifik yang berbeda-beda mengenai risiko cacat tetap total.

Secara umum, pengertian cacat tetap total dalam asuransi kecelakaan adalah ketidakmampuan tertanggung untuk bekerja dan mencari penghasilan selama lebih dari 180 hari sebagai akibat dari kecelakaan, penyakit, atau kehilangan fungsi anggota tubuh seumur hidupnya.

Cacat tetap total di sini adalah sebuah kondisi cacat yang diakibatkan dari kecelakaan atau penyakit yang kritis yang menyebabkan beberapa hal berikut ini:

  1. Tidak dapat melakukan 3 dari 5 aktivitas sehari-hari, di antaranya membersihkan tubuhnya sendiri (mandi), menyuap makanan sendiri , memakai pakaian sendiri, beralih tempat sendiri, dan buang air sendiri di kamar kecil.
  2. Kehilangan fungsi tubuh sehingga tidak dapat melaksanakan pekerjaan secara normal dan hal ini berlanjut hingga lebih dari 180 hari sejak terjadinya penyakit atau kecelakaan.
  3. Kehilangan fungsi anggota tubuh yang bersifat major, di antaranya:
  • Kedua tangan pada atau di atas pergelangan tangan
  • Kedua kaki pada atau di atas pergelangan/mata kaki
  • Kedua mata (penglihatan pada kedua mata tidak bisa disembuhkan)
  • Satu tangan pada atau di atas pergelangan tangan
  • Satu kaki pada atau di atas pergelangan/mata kaki
  • Satu mata dan satu tangan pada atau di atas pergelangan tangan
  • Satu mata dan satu kaki pada atau di atas pergelangan/mata kaki

Tertanggung yang mengalami cacat tetap total pada umumnya akan mendapatkan 100% santunan setelah melewati masa tunggu selama 180 hari sejak terjadinya kecelakaan.

Penyebab Cacat Tetap Total

Setelah Anda mengetahui pengertian cacat tetap total dalam asurasi kecelakaan, selanjutnya Anda perlu mengetahui apa saja penyebab dari cacat tetap total tersebut.  Kondisi cacat tetap total bisa disebabkan oleh kecelakaan dan juga karena adanya penyakit tertentu.

Kecelakaan di sini dapat diartikan sebagai peristiwa yang tidak diharapkan dan terjadi secara tiba-tiba, tidak terduga, serta tidak ada faktor kesengajaan, tidak diprediksi sebelumnya, dan ada unsur kekerasan dari luar tubuh.

Berdasarkan definisi di atas, kecelakaan yang mengakibatkan cacat tetap total di sini tidak hanya yang berhubungan dengan kecelakaan kendaraan bermotor saja. Kecelakaan lain seperti misalnya ketika Anda jatuh dari atap saat memperbaiki genteng rumah juga bisa dikatakan sebagai sebuah kecelakaan. Contoh lainnya adalah saat Anda memasak dan kemudian tabung gas meledak hingga Anda mengalami cedera parah yang membuat Anda mengalami cacat tetap total karena kedua tangan atau kaki harus diamputasi.

Selain karena kecelakaan, kondisi cacat tetap total juga bisa disebabkan oleh penyakit. Penyakit di sini diartikan sebagai kondisi fisik yang ditandai dengan adanya kelainan patologis yang membuat kondisi tubuh menjadi tidak normal.

Siapa Saja yang Membutuhkan Asuransi Kecelakaan Diri?

Semua orang bisa saja mengalami risiko kecelakaan di dalam hidupnya, termasuk juga diri Anda. Namun, ada beberapa orang dengan profesi tertentu yang punya resiko kecelakaan lebih tinggi dibandingkan orang kebanyakan. Dengan memiliki asuransi kecelakaan, orang-orang dengan profesi yang berisiko tinggi tersebut akan merasa lebih aman dan terlindungi jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam hidupnya.

Orang-orang yang memiliki profesi berisiko tinggi seperti misalnya pilot, sopir, nahkoda, masinis, pekerja tambang, atlet olahraga ekstrim, polisi, tentara, dan lain sebagainya. Selain itu, orang-orang yang memiliki mobilitas tinggi yang sering menggunakan kendaraan bermotor juga membutuhkan asuransi kecelakaan ini.

Baca juga : Pentingkah Asuransi Bagi Pasien BPJS?

Pentingnya Asuransi Kecelakaan untuk Perlindungan Cacat Tetap Total

Asuransi kecelakaan dapat mampu memberikan proteksi terhadap risiko cacat tetap total yang disebabkan oleh kecelakaan maupun penyakit. Berikut ini manfaat yang ditawarkan oleh produk asuransi ini:

  1. Tertanggung akan menerima santunan cacat tetap total yang besarnya ditentukan sesuai kebutuhan.
  2. Santunan yang diberikan nantinya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sementara. Hal ini dikarenakan seseorang yang menderita cacat tetap total membutuhkan waktu tertentu untuk bisa kembali produktif.
  3. Memberi rasa tenang kepada Anda dan keluarga tercinta.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian cacat tetap total dalam asuransi kecelakaan. Semoga informasi ini bisa menjadi referensi bagi Anda yang tertarik untuk menggunakan produk asuransi kecelakaan sebagai proteksi Anda dan keluarga.

 

Загрузка...

Tags: Pengertian cacat tetap total dalam asuransi kecelakaan

author
Penulis: 
    Senang menulis dan sangat tertarik dengan isu-isu seputar dunia investasi, dunia bisnis, dan dunia asuransi.

    Berikan komentar