5 Ide Bisnis di Masa Pandemi, Tambah Penghasilan Pasif dari Rumah

Semenjak pandemi berlangsung, teknologi semakin marak digunakan. Semua kegiatan dilakukan berbasis teknologi dan menggunakan sistem online. Di sisi lain, hal ini memberi dampak baik untuk masa depan. Sementara itu, tak jarang orang harus kehilangan pekerjaan akibat situasi seperti ini. Mau tidak mau mereka harus memutar otak dan mencari jalan keluar untuk bisa tetap produktif.

Ritel Online

Teknologi sebenarnya banyak memberikan manfaat, salah satunya untuk bisnis. Kini, berbisnis bisa dilakukan di rumah tanpa harus menyewa ruko dan juga gedung. Apalagi, bisnis online menawarkan pilihan tidak terbatas yang bisa disesuaikan dengan keahlian. Nah kali ini, kita akan memberi 5 ide bisnis yang bisa dicoba selama pandemi.

Ritel Online

Ritel online menjadi solusi untuk berbisnis di massa pandemi. Di saat banyak industri mengalami kebangkrutan akibat Covid-19, bisnis online tetap berjalan seperti normal. Bahkan, omset di pasar online cenderung mengalami kenaikan akibat situasi ini. Mengapa demikian? Jika Anda ingat, di awal pandemi semua kegiatan dilakukan melalui internet. Mau tidak mau, pasar konvensional yang biasa memberikan pelayanan harus tutup dan berhenti beroperasi. Nah, hal inilah yang membuat pasar online semakin dilirik oleh masyarakat.

Sistem ritel onine memang cocok dengan situasi pandemi. Orang bisa berbelanja hanya dari smartphone tanpa harus pergi ke luar rumah. Oleh karena itu, jika punya ide produk untuk dijual, cobalah untuk memasarkannya di pasar online. Di pasar online, kebutuhan antara konsumen dan produsen cenderung lebih stabil.

Lantas, bagaimana jika tidak punya modal atau ide barang untuk diproduksi? Ritel online menawarkan kemudahan untuk semua orang. Seperti yang dicontohkan sistem reseller atau dropshipper. Metode ini memungkinkan Anda untuk menjual barang tanpa harus mengeluarkan modal besar. Nantinya, produsenlah yang mengirim barang ke konsumen, namun tetap menggunakan nama Anda.

Bisnis Kuliner

Punya hobi kuliner atau memasak? Cobalah peruntungan dengan membuka bisnis kuliner. Bisnis ini menjadi salah satu yang terus ramai dan dibutuhkan oleh konsumen. Tidak perlu membuka bisnis kuliner besar, sebab masyarakat justru menyukai kuliner ringan yang ramah di kantong.

Anda bisa berinovasi dan menciptakan makanan/minuman yang sedang viral di masyarakat. Makanan yang sedang viral disukai dan cenderung lebih cepat laku. Meskipun tidak berlangsung lama, setidaknya Anda bisa memanfaatkan momentum untuk mendulang pundi-pundi rupiah. Misalnya, menjual minuman boba dengan variasi yang unik. Beberapa ide lain yang patut dicoba antara lain membuka katering, bisnis makanan frozen, atau makanan lainnya yang banyak dicari.

Bisnis dari Hobi

Memanfaatkan hobi menjadi bisnis adalah ide usaha yang wajib dicoba. Beberapa jenis hobi punya nilai jual yang menarik di masyarakat. Misalnya, ternak hewan, crafting, fotografi, drawing, editing, dan lain-lain. Hobi-hobi seperti ini sangat dicari masyarakat dengan target pasar yang cukup luas. Apalagi, bisnis berdasarkan hobi pribadi akan terasa menyenangkan untuk dijalani.

Contoh, bagi yang memiliki hobi fotografi maka bisa menjual hasil jepretan di website online. Beberapa konten foto sangat dibutuhkan oleh banyak kalangan. Banyak yang berani membayar hingga jutaan rupiah meskipun untuk level fotografer amatir. Selama kualitas memenuhi ekspektasi maka nilai jualnya pun akan tinggi.

Freelancer

Menjadi freelancer adalah opsi pekerjaan yang bisa Anda coba. Kebutuhan akan freelancer dengan kemampuan tertentu semakin meningkat setiap harinya. Anda tentu sering melihat iklan tentang lowongan menjadi penerjemah, penulis, editing, data entri, footografer, dan lain-lain. Nah, bila memiliki skill di bidang tersebut, maka bisa mencoba untuk mendaftarkan diri.

Mengenai bayaran, seorang freelancer bisa mendapatkan gaji yang tidak terbatas. Contohnya, untuk pekerjaan sebagai transcriber Anda bisa mendapat bayaran sekitar 300 hingga 600 ribu per satu jam durasi. Pekerjaan ini tergolong mudah sebab hanya  membutuhkan skill pendengaran dan penulisan saja. Sistemnya, audio yang yang diucapkan harus ditulis ke dalam bentuk tulisan dengan aturan dan ketentuan tertentu.

Selain transcriber, banyak pilihan pekerjaan lain yang menawarkan gaji layak. Kalau rajin dan produktif, bukan tidak mungkin gaji seorang freelancer bisa melebihi UMR pekerja kantoran.

Trading

Opsi terakhir yang bisa dicoba adalah investasi di platform trading. Trading banyak menawarkan instrument investasi seperti Forex, reksadana, Saham, Cryptocurrency dan lain-lain. Anda bisa memilihnya sesuai dengan minat dan keahlian yang dikuasai.

Baca juga : Mengenal Cryptocurrency, Investasi Jangka Panjang yang Sedang Hype

Trading menawarkan keuntungan besar tanpa memerlukan proses yang panjang. Banyak kisah sukses menceritakan bahwa mereka bisa memperoleh penghasilan besar tanpa harus keluar rumah. Cukup menggunakan smartphone saja dan uang bisa datang setiap hari.

Namun demikian, trading bukannya tidak memiliki risiko. Risiko dalam trading justru cukup besar dan berbahaya. Jika tidak teliti mengambil keputusan, modal bisa raib seketika. Oleh karena itu, jika memutuskan mencoba trading pastikan mempelajarinya dengan teliti.

Demikian penjelasan tentang ide bisnis di masa pandemi, semoga inspiratif.

 

Tags: daftar Ide Bisnis di Masa Pandemi Ide Bisnis di Masa Pandemi

author
Penulis: 
    Senang menulis dan sangat tertarik dengan isu-isu seputar dunia investasi, dunia bisnis, dan dunia asuransi.

    Berikan komentar