6 Cara Mengatasi Website Deindex dan Penyebabnya, Pemula Wajib Tahu!

Cara mengatasi website deindex – Pernahkah website Anda ini tidak muncul di hasil pencarian Google? Jika iya maka website Anda tersebut sedang mengalami deindex. Google sedang melakukan deindex website atau situs Anda atau yang biasa disebut dengan deindex Google. Deindex ini merupakan kondisi dimana situs Anda tidak masuk ke dalam index Google sehingga website Anda tidak akan muncul dalam hasil pencarian. Tentu hal ini akan sangat merugikan bisnis Anda karena traffic website Anda menurun.

Yang harus Anda ketahui di sini adalah Google ini merupakan mesin pencarian yang banyak digunakan oleh user khususnya di Indonesia sehingga deindex Google ini akan membuat bisnis Anda mengalami kerugian. Yang menjadi pertanyaan saat ini adalah bagaimana cara mengatasi website deindex tersebut? Simak cara-caranya di bawah ini:

Ubah Pengaturan Website

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah ubah pengaturan website Anda supaya website Anda bisa terindex oleh Google. Bagi website yang menggunakan platform WordPress ini ada baiknya jika Anda memilih menu settings kemudian silahkan pilih menu reading. Setelah itu scroll sampai bawah, pastikan jika Anda tidak memberikan tanda checklist pada search engine visibility. Jika Anda memberikan checklist maka besar kemungkinan website Anda ini tidak akan terindex di Google.

Atasi Malware

Cara mengatasi website deindex yang bisa Anda lakukan selanjutnya adalah Anda bisa mengatasi malware. Bisa jadi website Anda deindex karena Google ini mendeteksi adanya malware di situs Anda. Cara mengatasi malware ini bisa dengan membersihkan komputer Anda dari virus, selain itu gunakan antivirus yang paling update. Anda bisa mengganti password di cPanel dan FTP Anda. Lakukan permintaan review ke Google dengan menggunakan layanan Webmaster Tools untuk bisa menghilangkan semua malware yang ada di website Anda.

Malware ini merupakan perangkat lunak yang sengaja diciptakan untuk merusak sistem komputer atau jaringan komputer tanpa izin sang pemilik. Penyebab malware ini adalah komputer untuk koneksi ke FTP maupun cPanel sudah terinfeksi virus atau malware ini. Script malware kemudian masuk ke beberapa file di website Anda. Saat Google melakukan crawling di situs Anda, Google menemukan script malware tersebut. Google kemudian memberikan notifikasi malware. Notifikasi tersebut akan muncul saat pengunjung mengunjungi website Anda.

Karya Original

Hal yang bisa membuat website Anda deindex adalah ada konten Anda yang terdeteksi duplikat dengan konten di situs lain. Cara mengatasi website deindex yang disebabkan oleh hal ini adalah Anda harus tetap membuat karya original yang mana hasil dari pemikiran Anda sendiri. Ada dua macam duplikat konten yang memicu website deindex. Yang pertama adalah sengaja menyalin isi seluruh konten kemudian menampilkan di website lain dimana hal ini disebut dengan plagiarism.

Yang kedua adalah duplikasi konten yang dilakukan oleh pemilik sendiri. Di dalam kasus ini pemilik website sengaja membuat beberapa halaman dengan isi konten yang sama persis dan terindex oleh Google Web Crawler. Meski konten itu Anda tulis dan di publikasi ke website sendiri Google akan menganggap jika hal ini merupakan tindakan duplikat konten yang bisa berpengaruh terhadap performa website Anda di mesin pencarian.

Membuat Lebih Banyak Konten dengan Jumlah Kata Minimal

Google ini sebenarnya tidak memberikan batasan secara jelas tentang konten dalam sebuah website. Namun konten website dan jumlah kata yang terlalu sedikit ini menyebabkan website menjadi deindex. Di kalangan pengguna ada yang berpendapat jika batasan terbawah saat ini adalah 1000 kata. Batasan ini naik dua kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu yang mana kisaran jumlah kata antara 450 sampai dengan 600 kata.

Supaya blog atau website yang Anda kelola ini tidak deindex, Anda bisa memberikan informasi secara detail. Jangan membuat konten di bawah 450 kata atau memberikan konten dengan banyak kata namun penjelasannya terlalu bertele-tele. Dengan konten yang Anda buat ini bisa membuat pengunjung mendapatkan banyak informasi aktual dan terpercaya dari website Anda.

Perhatikan Masa Berlaku Domain

Cara mengatasi website deindex yang bisa Anda lakukan adalah perhatikan masa berlaku domain Anda. Lupa memperpanjang domain ini akan berakibat fatal karena menyebabkan website Anda deindex. Kasus lupa perpanjangan domain ini bisa terjadi kepada siapa saja karena masa berlaku domain tersebut yang panjang atau minimal 1 tahun. Selain deindex Anda juga bisa kehilangan akses ke brand yang sudah Anda bangun dengan susah payah tersebut.

Baca juga :    Kelebihan Domain TLD / Custom Domain Untuk Blog

Hindari Server Down

Yang terakhir adalah hindari server down dimana akan membuat website Anda mengalami deindex Google. Jika server website Anda mengalami down dalam jangka waktu lama ada kemungkinan server tidak akan melakukan restore pada semua data di website Anda. Terutama saat crawling, Google tidak akan bisa mengindeks semua data di website Anda.

Cara mengatasinya Anda bisa mendaftarkan situs Anda pada tools uptime monitoring sehingga saat down akan mendapatkan pemberitahuan tentang server mana yang sedang down. Tools yang bisa Anda gunakan adalah Uptime dan juga Pingdom. Setelah itu beri tahu ke layanan hosting yang digunakan jika server Anda down.

Demikianlah beberapa cara mengatasi website deindex yang bisa Anda lakukan, semoga informasi ini bermanfaat.

Tags: Cara mengatasi website deindex tips mengatasi website deindex

author
Penulis: 
    Senang menulis dan sangat tertarik dengan isu-isu seputar dunia investasi, dunia bisnis, dan dunia asuransi.

    Berikan komentar