Hal-Hal yang Harus Dipelajari Sebelum Menyimpan Uang di Deposito

Seiring berjalannya waktu, jenis investasi kini sudah semakin beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing nasabah. Apabila Anda mencari jenis investasi dengan risiko rendah, pastikan untuk menyimpan uang di deposito.

menyimpan uang di deposito

Sebab deposito dapat dijadikan sebagai pilihan tepat bagi Anda yang ingin mulai berinvestasi dengan risiko yang tidak terlalu besar. Bahkan kini tren investasi pun sudah semakin luas bahkan hingga menjangkau kalangan anak muda.

Tentunya akan ada banyak jenis investasi yang bisa Anda pilih untuk menghasilkan keuntungan dalam jumlah besar. Akan tetapi, sebelum memulainya, Anda tentu harus pintar dalam menentukan jenis yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi finansial yang dimiliki.

Apalagi ada beberapa jenis investasi yang memiliki risiko tinggi dan harus dipelajari dengan baik. Agar tidak terlalu khawatir, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipelajari sebelum membuka rekening deposito.

Cari Tahu Reputasi Bank yang Akan Dipilih

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan sebelum memilih produk keuangan dari lembaga keuangan bank adalah mencari tahu terlebih dahulu reputasi dari bank tersebut. Para nasabah pun akan ditawarkan berbagai jenis produk investasi tabungan berjangka oleh bank. Agar para nasabah merasa tertarik, mereka pun sering memberikan suku bunga yang tinggi dan juga menggiurkan.

Meskipun cenderung menggiurkan, tapi Anda dianjurkan untuk tidak memilih produk deposito dengan suku bunga yang terlalu tinggi. Tak hanya itu, lembaga keuangan bank yang reputasinya masih dipertanyakan pun harus dicoret dari daftar pilihan Anda. Sebab dalam hal ini Anda tak hanya ingin mendapatkan keuntungan saja, melainkan juga keamanan dalam berinvestasi.

Baca juga:  5 Perbedaan Bitcoin dan Altcoin yang Paling Menonjol

Tentukan Jangka Waktu yang Tepat

Menyimpan uang di deposito tentu berbeda dari tabungan biasanya. Sebab para nasabah diharuskan untuk menyimpan dana pada jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Simpanan berjangka ini memiliki beberapa pilihan seperti 1, 3, 6, hingga 12 bulan atau lebih. Setelah jatuh para waktu tempo yang telah disepakati, Anda pun bisa mengambil dana simpanan tersebut untuk digunakan.

Dalam prinsip deposito, para nasabah akan mendapatkan keuntungan yang semakin besar jika waktu simpanan mereka semakin panjang. Oleh sebab itu, Anda bisa mempertimbangkan memilih tenor 12 bulan atau lebih jika ingin mendapatkan keuntungan besar dari jenis investasi satu ini.

Akan tetapi, pastikan Anda telah menyesuaikan hal tersebut dengan tujuan investasi yang dimiliki. Jika khawatir akan memerlukan dana tersebut dalam waktu dekat, pilih saja tenor pendek pada produk deposito.

Perlu diperingatkan lagi deposito ini adalah jenis simpanan bank yang tidak bisa diambil sesuai dengan keinginan. Para nasabah pun diharuskan untuk menunggu masa tenor berakhir untuk bisa melakukan penarikan dana tersebut. Jika ada keperluan mendesak hingga harus menarik dana sebelum masa tenor, Anda pun perlu membayar dana sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bandingkan Suku Bunga

Sebelum memutuskan untuk membuka rekening deposito pada lembaga bank tertentu, pastikan Anda membandingkan beberapa produk yang sama dari bank berbeda terlebih dahulu. Sebab lembaga perbankan akan mengeluarkan produk deposito dengan suku bunga yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, Anda harus mencari informasi sebanyak-banyaknya dan tidak perlu buru-buru dalam menentukan pilihan.

Melakukan perbandingan bunga merupakan salah satu hal penting dalam mencari keuntungan dari investasi deposito. Caranya bisa dilakukan dengan membuka website resmi bank untuk mencari informasi yang berkaitan dengan deposito kemudian bandingkan dengan produk deposito dari bank lain.

Baca juga:  2 Syarat Pengajuan Kredit Mobil Bekas Bagi Wiraswasta di Bank

Tentukan Jumlah Dana yang Akan Diinvestasikan

Ketika anda sudah menentukan produk deposito yang akan digunakan, langkah berikutnya adalah menentukan jumlah dana yang akan dimasukkan ke dalam rekening investasi tersebut. Perlu diketahui, jenis tabungan berjangka satu ini hanya dapat dilakukan dengan nominal dana tertentu sesuai ketentuan dari masing-masing bank. Umumnya bank akan memberikan minimal setoran untuk para nasabah yang ingin menyimpan uang di deposito.

Dalam hal ini, semakin besar dana yang akan disetorkan, tentunya keuntungan yang akan didapatkan pun akan semakin tinggi.

Apabila jumlah setoran dana yang akan disimpan dalam jumlah besar, Anda tentunya bisa mempertimbangkan untuk memilih sistem laddering atau sistem deposito yang dengan cara menempatkan dana menjadi beberapa tenor yang berbeda-beda. Hal ini bisa dijadikan sebagai solusi jika nominal dana yang akan disimpan cukup besar.

Baca juga : Bagaimana Cara Investasi untuk Gaji 3 Juta yang Benar?

Informasi di atas menjelaskan tentang beberapa hal yang harus dipelajari sebelum Anda menyimpan uang di deposito. Jenis investasi ini tentu saja sangat cocok dilakukan oleh semua kalangan, termasuk oleh kaum millennial yang baru memulai investasi.

Deposito memang dikenal sebagai salah satu jenis investasi yang aman dan cukup menguntungkan. Bahkan kini sudah ada beberapa bank yang menawarkan rekening deposito dengan minimal setoran mulai dari Rp 1 juta saja. Menarik bukan?

 

Tags: cara menyimpan uang di deposito keuntungan menyimpan uang di deposito menyimpan uang di deposito

Berikan komentar